Ciri Khas Pakaian Adat Lampung

02 January 2019 - Kategori Blog

CIRI KHAS PAKAIAN ADAT LAMPUNG

baju pengantin lampung

Salah satu provinsi yang ada di pulau Sumatera yang masih menjaga budaya dan adat istiadatnya adalah Lampung. Lampung sebagai kota dengan julukan Kota Pisang ini memiliki kekayaan budaya yang sangat mempesona. Wilayah yang dekat dengan Pulau Jawa ini memiliki ragam budaya yang tak hebatnya dengan wilayah-wilayah lainnya. Disamping rumah dan tarian adatnya, Lampung juga memiliki budaya lain yang khas.

Salah satu budaya yang paling menonjol bagi masyarakatnya adalah pakaian adat Lampung. Pakaian adat Lampung memiliki nilai estetika yang tinggi, baik bagi penggunanya maupun masyarakat lain yang melihatnya.

Nilai estetika itu tercermin dari model/gaya pakaian adat Lampung yang serba tertutup dengan dihiasi aksesoris lokal yang dipadukan dengan nilai-nilai agama.

Ciri khas pakaian adat lampung dibagi menjadi 2 macam, yakni pakaian adat untuk kaum laki-laki dan pakaian adat untuk kaum perempuan.

Pakaian Adat Lampung untuk Laki-laki

Ciri khas pakaian adat yang digunakan oleh laki-laki Lampung biasanya terkesan sederhana. Pakaian yang digunakan terdiri dari kemeja puth lengan panjang, celana panjang hitam, sarung tumpal, sesapuran dan khika akhir. Sarung tumpal merupakan salah satu kain khas Lampung. Sarung Tumpal ditenun dengan menggunakan benang emas. Penggunaan sarung tumpal dipakai di luar celana kain yang diikatkan dari pinggang sampai lutut.

Setelah itu, sesapuran yang berupa sehelai kain putih dengan rumbai ringgit yang diikatkan di luar sarung. Terakhir adalah khikhat akhir yang berupa selendang yang dilingkarkan di pundak untuk menutupi bahu.

  1. Kalung buah jukum

Bentuk kalung ini sesuai dengan namanya. Kalung buah jukum memiliki gantungan yang menyerupai miniatur buah jukum. Kalung ini melambangkan doa agar pengantin mendapatkan keturunan.

  1. Kalung papan jajar

Kalung ini memiliki gantungan dengan bentuk 3 lempengan perahu yang tersusun dengan ukuran yang berbeda-beda. Kalung ini melambangkan sebagai simbol kehidupan yang akan diarungi oleh pengantin yang akan dilanjutkan oleh keturunannya.

  1. Selempang pinang

Selepang ini merupakan kalung yang berbentuk bungan atau buah.

  1. Ikat pinggang bulu serti

Ikat pinggang ini dilengkapi dengan sebuah keris (terapang) yang merupakan senjata khas Lampung.

  1. Gelang burung

Gelang burung dikenakan di lengan tangan kiri dan kanan yang menyerupai burung garuda yang melambangkan perjalanan panjang dan kekerabatan yang akan terjalin setelah pernikahan

  1. Gelang kano

Gelang kano digunakan di bawah gelang burung yang berbentuk ban yang melambangkan pembatasan dari semua perbuatan buruk setelah menikah.

  1. Gelang bibit

Gelang ini digunakan di bawah gelang kano yang melambangkan doa mendapatkan keturunan.

 

Pakaian Adat Lampung untuk Pengantin Wanita

pakaian adat lampungsewa baju adat lampung dewasa

Pakaian  pengantin wanita tidak terlalu berbeda dengan pakaian pengantin laki-laki, Namun yang membedakan adalah tambahan pakaian yang tentunya memiliki nilai estetis dan juga filosofis dari setiap perhiasannya. Beberapa perlengkapan tambahan yaitu selappai, katu tapi dewa sano dan bebe.

Berikut penjelasan beberapa perlengkapan tambahan dari pengantin wanita :

-Selappai adalah baju yang tidak memiliki lengan dan memiliki hiasan rumbai ringgit pada bagian tepi bawahnya.

-Bebe adalah sulaman benang dari satin yang menyerupai bunga teratai yang mengambang.

-kati tapis dewa sano adalah rumpai ringgit yang terbuat dari kain tapis jung jarat.

Selain perlengkapan tambahan ada juga tambahan dari aksesorisnya, yaitu :

  1. Siger

Siger atau disebut mahkota yang terbuat dari emas. Siger merupakan mahkota khas yang sering digunakan oleh pengantin wanita.. Siger merupakan perhiasan yang melambangkan keagungan budaya Lampung.

  1. Seraja bulan

Merupakan mahkota kecil yang yang beruji 3 terletak di atas siger yang berjumlah 5 buah.

  1. Subang

merupakan perhiasan yang digantungkan di ujung daun telinga. Biasanya berbentuk buah kenari yang terbuat dari emas.

  1. Perhiasan dada dan leher

Perhiasan yang dikenakan di dada dan leher berupa kalung ringgit, kalung jukum dan kalung papanjajar. Kalung ringgir berbentuk sembilan buah uang ringgit. Kalung jukum berbentuk buah jukum yang merupakan simbol doa mendapatkan keturunan. Sedangkan kalung papanjajar merupakan kalung gantungan 3 lempeng siger yang berbentuk perahu dengan ukuran yang berbeda-beda.

  1. Perhiasan pinggan dan lengan

Perhiasan yang dikenakan dipinggang berupa selempang pinang yang digantungkan dari bahu ke punggan dan sebuah ikat pinggang dari kain beludru berwarna merah dengan hiasan kelopak bunga dari kuningan. Sedangkan perhiasan lengan berupa gelang kano, gelang burung, gelang duri dan gelang bibit yang memilik makna sama dengan aksesoris laki-laki.

Itulah ciri khas pakaian adat lampung, Dengan banyaknya jenis pakaian adat, menunjukkan identitas Lampung sebagai kota yang kaya akan budaya. Jika anda yang ingin memakai pakaian adat dari lampung pada acara acara tertentu  tetapi tidak mempunyai, bisa sewa di sewa baju adat murah atau sewaajah tentunya apabila sewa baju adat disana tidak perlu mencuci dan menyetrika nya.

 
Chat via Whatsapp